Kamis, 17 Januari 2019

Kunci Jawaban XI B Biologi Uji Kompetensi 1 | Intan Pariwara k13

1. Cermati beberapa organ pernapasan manusia berikut!
1) Alveolus
2) Trakea
3) Faring
4) Bronkus
5) Hidung
6) Bronkiolus
Jalur insiparasi pada pernapasan manusia secara berturut-turut adalah . . . .
a. 5)-2)-1)-4)-3)-6)
b. 5)-3)-2)-4)-6)-1)
c. 5)-3)-5)-4)-1)-6)
d. 5)-4)-6)-2)-1)-3)
e. 5)-6)-3)-1)-4)-2)
Jawaban: 
Sistem pernapasan pada manusia meliputi berbagai organ pernapasan. Pada saat melakukan inspirasi, udara masuk secara berurutan melalui rongga hidung → faring → laring → trakea → bronkus → bronkiolus → alveolus. Jadi, urutan mekanisme inspirasi manusia yaitu 5)–3)–2)–4) –6)–1). 


2. Di pangkal tenggorokan terdapat dua katup yaitu anak tekak dan epiglotis. Pada saat menelan makanan, peristiwa yang terjadi pada dua katup tersebut adalah . . . .
a. anak tekak menutup faring dan epiglotis menutup kerongkongan
b. anak tekak menutup kerongkongan dan epiglotis menutup faring
c. anak tekak menutup rongga hidung dan epiglotis menutup tenggorokan
d. anak tekak menutup tenggorokan dan epiglotis menutup rongga hidung
e. kedua katup tersebut akan membuka sehingga udara dapat masuk ke tenggorokan
Jawaban: 
Pada saat menelan makanan, anak tekak 
menutup rongga hidung dan epiglotis menutup 
tenggorokan. Dengan demikian, makanan tidak 
masuk ke dalam tenggorokan melainkan masuk 
kerongkongan. Sementara pada waktu bernapas, 
epiglotis membuka sehingga udara masuk ke 
laring, lalu menuju tenggorokan. 

3. Pada waktu bernapas katup epiglotis membuka sehingga udara dapat masuk ke . . . .
a. faring
b. laring
c. trakea
d. bronkus
e. bronkiolus
Jawaban: 
Pada laring atau pangkal tenggorokan terdapat pita 
suara dan katup epiglotis. Pada waktu bernapas, 
katup epiglotis akan membuka sehingga udara 
masuk ke laring, lalu menuju ke tenggorokan. 
Namun, pada waktu menelan makanan katup 
epiglotis menutupi laring sehingga makanan tidak 
masuk ke tenggorokan. Sementara itu, faring 
adalah persimpangan antara rongga hidung ke 
tenggorokan (saluran pernapasan) dan rongga 
mulut ke kerongkongan (saluran pencernaan). 
Bronkus merupakan cabang batang tenggorokan 
yang berjumlah sepasang. Bronkiolus adalah 
cabang dari bronkus. 

4. Perhatikan gambar di bawah ini!


Organ pernapasan yang tersusun atas jaringan epitel bersilia yang dapat menghasilkan lendir ditunjukkan oleh angka . . , .
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawaban: 
Dinding trakea terdiri atas tiga lapisan yaitu lapisan 
luar, lapisan tengah, dan lapisan dalam. Lapisan 
luar terdiri atas jaringan ikat. Lapisan tengah terdiri 
atas otot polos dan cincin tulang rawan. Adapun 
lapisan dalam terdiri atas jaringan epitelium bersilia 
yang menghasilkan banyak lendir. Lendir tersebut 
berfungsi menangkap debu dan mikroorganisme 
yang masuk saat menghirup udara. Trakea 
ditunjukkan oleh angka 2. Sementara itu, organ 
pernapasan yang ditunjuk angka 1 adalah faring, 
yang merupakan persimpangan antara rongga 
hidung (saluran pernapasan) dan rongga mulut ke 
kerongkongan (saluran pencernaan). Organ 
pernapasan yang ditunjuk angka 3 adalah bronkus, 
merupakan cabang batang tenggorokan yang 
berjumlah sepasang. Organ pernapasan yang 
ditunjuk angka 4 adalah bronkiolus, merupakan 
cabang dari bronkus. Organ pernapasan yang 
ditunjuk angka 5 adalah alveolus, merupakan 
saluran akhir dari alat pernapasan yang berfungsi 
sebagai tempat pertukaran gas. 

5. Alveolus merupakan saluran akhir dari alat pernapasan berupa kantong-kantong kecil seperti anggur yang berjumlah banyak. Struktur alveoli yang berjumlah banyak tersebut berfungsi untuk . . . .
a. mempercepat terjadinya proses difusi
b. mempercepat proses pengangkutan gas-gas pernapasan
c. membantu proses difusi gas oksigen dan karbon dioksida
d. mempermudah gas-gas pernapasan melewati membran alveolus
e. memperluas permukaan yang digunakan dalam pertukaran gas
Jawaban: 
Dalam alveolus terjadi proses pertukaran gas 
oksigen dan karbon dioksida. Adapun struktur 
alveolus yang mendukung fungsinya sebagai 
tempat pertukaran gas sebagai berikut. 
1) Alveolus memiliki dinding sangat tipis 
sehingga gas-gas dapat berdifusi dengan 
mudah melewati membran alveolus. 
2) Alveolus berupa kantong-kantong kecil seperti 
anggur (alveoli) dalam jumlah yang banyak 
sehingga dapat memperluas permukaan yang 
digunakan untuk pertukaran gas. 
3) Permukaan bagian dalam alveolus dilapisi 
oleh sel epitelium yang memungkinkan 
terjadinya difusi gas antara oksigen dan 
karbon dioksida. 
4) Permukaan bagian luar alveolus terdiri atas 
jaringan kapiler darah sehingga dapat 
mempercepat proses difusi dan pengangkutan 
gas-gas pernapasan. 

6. Perhatikan mekanisme pernapasan dada saat inspirasi berikut!
1) Tulang rusuk terangkat.
2) Udara masuk ke paru-paru.
3) Volume rongga dada membesar
4) Otot antartulang rusuk luar berkontraksi.
5) Tekanan udara dalam rongga dada lebih kecil daripada tekanan udara di luar tubuh.

Urutan mekanisme pernapasan dada saat inspirasi adalah . . . .
a. 4) - 1) - 3) - 5) - 2)
b. 4) - 1) - 5) - 3) - 2)
c. 4) - 3) - 1) - 2) - 5)
d. 4) - 3) - 5) - 1) - 2)
e. 4) - 5) - 1) - 3) - 2)
Jawaban: 
Pada pernapasan dada, otot yang berperan 
adalah otot antartulang rusuk (interkostal). 
Adapun mekanisme pernapasan dada saat 
inspirasi sebagai berikut. 
Otot antartulang rusuk luar berkontraksi → tulang 
rusuk terangkat → volume rongga dada 
membesar → tekanan udara dalam rongga dada 
lebih kecil daripada tekanan udara di luar tubuh 
→ udara masuk ke paru-paru. Jadi, urutan 
mekanisme pernapasan dada saat inspirasi 
adalah 4) – 1) – 3) – 5) – 2). 

7. Perhatikan gambar di bawah!

Peristiwa yang terjadi apabila diafragma dalam keadaan seperti pada gambar adalah . . . .
a. volume rongga dada membesar dan udara masuk paru-paru
b. otot diafragma kontraksi dan volume rongga dada membesar
c. volume rongga dada mengecil dan udara keluar dari paru-paru
d. diafragma mendatar dan tekanan udara dalam rongga dada mengecil
e. tekanan udara dalam rongga dada mengecil dan udara keluar dari paru-paru
Jawaban: 
Gambar pada soal menunjukkan otot diafragma 
relaksasi. Otot diafragma berelaksasi merupakan 
mekanisme pernapasan perut saat ekspirasi. 
Adapun mekanisme fase ekspirasi pada 
pernapasan perut sebagai berikut. 
Otot diafragma relaksasi → diafragma akan 
cekung ke arah rongga dada → volume rongga 
dada mengecil → tekanan udara dalam rongga 
dada meningkat → udara keluar dari paru-paru. 
Sementara itu, otot diafragma kontraksi, 
diafragma mendatar, volume rongga dada 
membesar, tekanan udara dalam rongga dada 
mengecil, dan udara masuk paru-paru merupakan 
mekanisme fase inspirasi pada pernapasan perut.

8. Perhatikan gambar alveolus berikut!

Proses perpindahan zat seperti gambar tersebut terjadi secara . . . .
a. difusi
b. osmosis
c. endositosis
d. eksositosis
e. transpor aktif
Jawaban: 
Gambar tersebut menunjukkan pertukaran gas di 
dalam alveolus yaitu O2 dari udara ke darah dan 
CO2 dari darah ke udara. Pertukaran gas di dalam 
alveolus berlangsung secara difusi. Difusi adalah 
proses pergerakan acak partikel-partikel gas, 
cairan, dan larutan dari konsentrasi tinggi ke 
konsentrasi rendah. Pada peristiwa pertukaran gas 
saat bernapas, konsentrasi oksigen di alveolus 
lebih tinggi dibandingkan di sel darah. Dengan 
demikian, terjadi aliran oksigen dari alveolus 
menuju ke sel darah. Sebaliknya, konsentrasi 
karbon dioksida di sel darah lebih tinggi 
dibandingkan di alveolus. Akibatnya, terjadi aliran 
karbon dioksida dari sel darah menuju alveolus. 
Sementara itu, osmosis adalah perpindahan 
molekul zat pelarut dari larutan berkonsentrasi 
rendah ke larutan berkonsentrasi tinggi melalui 
membran semipermeabel. Endositosis yaitu proses 
masuknya senyawa melalui membran sel dengan 
pelekukan ke dalam membran sel. Eksositosis 
yaitu proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar 
sel. Sekret terbungkus kantong membran yang 
selanjutnya melebar dan pecah. Transpor aktif 
adalah perpindahan molekul atau ion menggunakan energi. 


9. Perhatikan grafik volume udara pernapasan berikut!

Volume udara yang ditunjukkan oleh huruf B dan D secara berurutan adalah volume . . . .
a. tidal dan residu
b. tidal dan cadangan inspirasi
c. residu dan cadangan inspirasi
d. total paru-paru dan cadangan ekspirasi
e. cadangan inspirasi dan cadangan ekspirasi
Jawaban: 
Volume udara pernapasan adalah jumlah udara 
pernapasan yang keluar masuk melalui sistem 
pernapasan. Volume tersebut dibedakan menjadi 
beberapa macam sebagai berikut. 
1) Volume cadangan inspirasi (udara komplementer) yaitu udara yang masih bisa 
dimasukkan secara maksimal setelah 
melakukan inspirasi biasa, besarnya kurang 
lebih 1.500 mL atau 1.500 cc. (Huruf A) 
2) Volume tidal yaitu volume udara pernapasan 
biasa, besarnya kurang lebih 500 cc atau 
500 mL. (Huruf B) 
3) Volume cadangan ekspirasi (udara suplementer) yaitu udara yang masih dapat 
dikeluarkan secara maksimal setelah 
ekspirasi biasa, besarnya kurang lebih 
1.500 cc atau 1.500 mL. (Huruf C) 
4) Volume sisa/residu yaitu volume yang masih 
tersisa di dalam paru-paru setelah ekspirasi 
maksimal, besarnya kurang lebih 1.000 cc 
atau 1.000 mL. (Huruf D) 
5) Kapasitas vital yaitu volume udara yang 
dikeluarkan semaksimal mungkin setelah 
inspirasi maksimal, besarnya kurang lebih 
3.500 cc atau 3.500 mL. (Huruf E) 
6) Volume total paru-paru yaitu volume udara yang 
dapat ditampung paru-paru, besarnya kurang 
lebih 4.500 cc atau 4.500 mL. (Huruf F) 

10. Volume udara yang masih dapat dikeluarkan secara maksimal setelah melakukan ekspirasi biasa sebesar . . . .
a. 500 mL
b. 1.000 mL
c. 1.500 mL
d. 3.500 mL
e. 4.500 mL
Jawaban: 
Volume udara yang masih dapat dikeluarkan 
secara maksimal setelah melakukan ekspirasi 
biasa disebut volume cadangan ekspirasi atau 
udara suplementer. Besar volume cadangan 
ekspirasi yaitu kurang lebih 1.500 mL. Adapun 
volume udara pernapasan yang besarnya 500 mL 
yaitu volume tidal (volume udara pernapasan 
biasa). Volume udara pernapasan yang besarnya 
1.000 mL yaitu volume residu (volume udara yang 
masih tersisa di dalam paru-paru setelah 
melakukan ekspirasi maksimal). Volume udara 
yang besarnya 3.500 mL yaitu kapasitas vital 
(volume udara yang dikeluarkan semaksimal 
mungkin setelah melakukan inspirasi maksimal). 
Volume udara yang besarnya 4.500 mL yaitu 
volume total paru-paru (volume udara yang dapat 
ditampung paru-paru semaksimal mungkin). 

11. Cermati alat-alat pernapasan manusia berikut!
1) Trakea
2) Laring
3) Bronkiolus
4) Alveolus
5) Faring

Alat pernapasan manusia yang terdapat di dalam paru-paru terdapat pada angka . . . .
a. 1) dan 2)
b. 1) dan 3)
c. 2) dan 3)
d. 3) dan 4)
e. 4) dan 5)
Jawaban: 
Perhatikan gambar sistem pernapasan manusia 
berikut! 
Keterangan sebagai berikut. 
1 = rongga hidung 5 = bronkus 
2 = faring 6 = bronkiolus 
3 = laring 7 = alveolus 
4 = trakea 
Berdasarkan gambar tersebut dapat diketahui 
bahwa organ pernapasan yang berada di dalam 
paru-paru yaitu bronkiolus dan alveolus. 

12. Pernyataan yang benar mengenai faktor-faktor yang memengaruhi frekuensi pernapasan yaitu . . . .
a. Semakin tinggi suhu tubuh, frekuensi pernapasan semakin rendah.
b. Frekuensi pernapasan saat posisi berdiri lebih tinggi daripada posisi duduk.
c. Frekuensi pernapasan laki-laki sama dengan frekuensi pernapasan perempuan.
d. Bayi dan balita memiliki frekuensi bernapas lebih kecil dibandingkan orang dewasa.
e. Frekuensi pernapasan orang beraktivitas lebih rendah daripada orang yang tidak beraktivitas.
Jawaban: 
Pada umumnya manusia mampu bernapas antara 
15–18 kali setiap menitnya. Frekuensi pernapasan 
setiap orang dapat berbeda-beda. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi frekuensi pernapasan 
sebagai berikut. 
1) Umur 
Bayi dan balita mempunyai frekuensi 
bernapas lebih tinggi daripada orang dewasa. 
2) Jenis kelamin 
Frekuensi pernapasan perempuan pada 
umumnya lebih tinggi daripada laki-laki 
karena perempuan memiliki volume paru-paru lebih kecil dari laki-laki
3) Suhu tubuh 
Semakin tinggi suhu tubuh, frekuensi 
pernapasannya semakin tinggi. 
4) Posisi tubuh 
Pada posisi tubuh berdiri, frekuensi pernapasannya lebih tinggi daripada posisi 
duduk atau tiduran. 
5) Aktivitas tubuh 
Frekuensi pernapasan orang yang melakukan banyak aktivitas lebih tinggi daripada 
orang yang tidak melakukan banyak aktivitas. 

13. Perhatikan peristiwa-peristiwa berikut!
1) Diafragma akan mendatar.
2) Otot diafragma berelaksasi.
3) Volume rongga dada membesar.
4) Rongga dada mengecil.
5) Tekanan udara dalam rongga dada mengecil.
6) Udara keluar dari paru-paru.

Peristiwa yang terjadi saat mekanisme pernapasan perut pada fase inspirasi terdapat pada angka . . . .
a. 1), 2), dan 4)
b. 1), 3), dan 5)
c. 2), 3), dan 5)
d. 2), 4), dan 6)
e. 3), 5), dan 6)
Jawaban: 
Mekanisme pernapasan perut pada fase inspirasi 
sebagai berikut. 
1) Otot diafragma berkontraksi. 
2) Diafragma mendatar. 
3) Volume rongga dada membesar. 
4) Tekanan udara dalam rongga dada mengecil. 
5) Udara masuk paru-paru. 
Adapun otot diafragma berelaksasi, rongga dada 
mengecil, dan udara keluar dari paru-paru 
merupakan peristiwa dalam mekanisme 
pernapasan perut pada fase ekspirasi. 


14. Sebagian besar karbon dioksida dalam darah yang dihasilkan dari pernapasan akan diangkut dalam bentuk . . . .
a. ion klorit
b. ion bikarbonat
c. asam karbonat
d. karboksihemoglobin
e. karbominohemoglobin
Jawaban: 
Pengangkutan karbon dioksida dalam darah 
dilakukan dengan tiga cara sebagai berikut. 
1) Sekitar 60 – 70% CO2 diangkut dalam bentuk 
ion bikarbonat oleh plasma darah, setelah 
asam karbonat yang terbentuk dalam darah 
terurai menjadi ion hidrogen dan ion 
bikarbonat. Ion H+ bersifat racun sehingga 
segera diikat oleh Hb. Sementara itu, ion 
HCO3 
– meninggalkan eritrosit masuk ke 
plasma darah. Kedudukan ion HCO3 
– dalam 
eritrosit diganti oleh ion klorit. 
2) Kurang lebih 25% CO2 diikat oleh hemoglobin 
membentuk karboksihemoglobin. Karboksihemoglobin disebut juga karbominohemoglobin 
karena bagian hemoglobin yang mengikat CO2 
adalah gugus amino. 
3) Sekitar 6 – 10% CO2 diangkut plasma darah 
dalam bentuk senyawa asam karbonat 
(H2CO3). 

15. Trakea bagian tengah terdiri atas otot polos  dan cincin tulang rawan. Bagian belakang cincin tulang rawan tidak tersambung dan menempel pada esfogus. Hal ini berguna untuk . . . .
a. melembapkan udara pernapasan 
b. menghangatkan udara pernapasan
c. mempertahankan trakea tetap terbuka
d. menangkap debu dan kotoran yang masuk
e. menyerap partikel dalam udara pernapasan
Jawaban: 
Trakea terdiri atas tiga lapisan sebagai berikut. 
1) Lapisan paling luar terdiri atas jarigan ikat. 
2) Lapisan tengah terdiri atas otot polos dan 
cincin tulang rawan. Bagian belakang cincin 
tulang rawan tidak tersambung dan menempel pada esofagus. Hal ini berguna untuk 
mempertahankan trakea tetap terbuka. 
3) Lapisan terdalam terdiri atas jaringan 
epitelium bersilia yang menghasilkan banyak 
lendir yang berfungsi menangkap debu dan 
makroorganisme yang masuk saat menghirup udara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar