Minggu, 23 Desember 2018

Latihan Soal & Kunci Jawaban Sejarah Pada Masa Kekuasan VOC

A. Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Dalam kajian sejarah Indonesia, kekuasaan VOC dianggap cukup penting karena . . . .
a. banyak orang Indonesia duduk dalam kepengurusan VOC
b. kedatangan VOC mengakhiri kolonialisme Portugis dan Spanyol di Indonesia
c. keberadaan VOC mampu memajukan perdagangan rempah-rempah di Indonesia
d. VOC mengenalkan sistem perdagangan yang lebih maju kepada rakyat Indonesia
e. kekuasaan VOC dianggap sebagai akar kolonialisme dan imperialisme di Indonesia
Jawaban: e

VOC merupakan organisasi dagang yang didirikan Kerajaan Belanda untuk menghindari persaingan antarpedagang. Saat menguasai Indonesia pada kurun waktu abad XVII–XVIII, VOC memiliki kekuasaan cukup besar. VOC tidak hanya memiliki kekuasaan dalam bidang perdagangan, tetapi juga memiliki kekuasaan di bidang lainnya. VOC juga menjadikan Indonesia sebagai daerah jajahan Belanda. Oleh karena itu, dalam kajian sejarah Indonesia kekuasaan VOC dianggap sebagai akar kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. 

2. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Kerajaan Belanda mempersenjatai seluruh armada dagang VOC.
2) Seluruh kebijakan VOC mendapat izin dari Kerajaan Belanda.
3) VOC diberi kebebasan menentukan orang-orang yang duduk dalam kepengurusan.
4) Kerajaan Belanda menjadikan VOC sebagai wakil pemerintah Belanda di Indonesia

Dukungan Kerajaan Belanda terhadap aktivitas VOC di Indonesia ditunjukkan oleh angka . . . .
a. 1) dan 2)                   d. 2) dan 4)
b. 1) dan 3)                   e. 3) dan 4)
c. 2) dan 3)
Jawaban: d

VOC dibentuk Kerajaan Belanda pada tahun 1602. Seluruh aktivitas VOC mendapat dukungan dari Kerajaan Belanda. Bentuk dukungan tersebut terlihat dari seluruh kebijakan yang dikeluarkan VOC mendapat izin dari pemerintah Kerajaan Belanda. Selain itu, Kerajaan Belanda menjadikan VOC sebagai wakil pemerintah Belanda di Indonesia. Jadi, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh angka 2) dan 4). 

3. Peran penting Prints Maurits dalam aktivitas perdagangan di dunia Timur adalah . . . .
a. mencetuskan berdirinya East India Company (EIC) yang berpusat di Kalikut, India
b. menetapkan wilayah di sebelah timur Tanjung Harapan sebagai wilayah VOC
c. mengusulkan kepada parlemen Belanda agar VOC memiliki hak oktroi
d. mengusulkan pembentukan VOC untuk menghindari persaingan dagang
e. meminta VOC membangun pusat perdagangan dan politik di Batavia
Jawaban: d

VOC dibentuk atas saran Prins Maurits sebagai wali negara Belanda dalam Staaten General (parlemen). Prints Maurits mengusulkan agar antarkongsi dagang Belanda bekerja sama membentuk perusahaan dagang yang lebih besar. 

4. Perhatikan tabel beriku!
No.
X
1)
Menghindari persaingan di antara para pedagang Belanda sendiri.
2)
Mengeksploitasi seluruh sumber daya alam di setiap negara yang diduduki.
3)
Membantu keuangan pemerintah Belanda.
No.
Y
1)
Membuka pusat perdagangan di wilayah-wilayah yang belum dikuasai Belanda.
2)
Mengadakan perjanjian dagang dengan penguasa lokal.
3)
Memperkuat posisi sehingga dapat melaksanakan monopoli perdagangan.
Tujuan pembentukan VOC ditunjukkan oleh  kombinasi . . . .
a. X1), X2), dan Y1)
b. X1), X2), dan Y2)
c. X1), X3), dan Y3)
d. X2), X3), dan Y2)
e. X2), X3), dan Y3)
Jawaban: c

Pembentukan VOC bertujuan menghindari persaingan di antara para pedagang Belanda. Selain itu, VOC dibentuk untuk membantu keuangan pemerintah Belanda, menyaingi pedagang-pedagang lainnya, memperkuat posisi sehingga dapat melaksanakan monopoli perdagangan, dan menjalankan pemerintahan sebagai wakil pemerintah Belanda di Hindia Timur. Jadi, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh kombinasi X1), X3), dan Y3).

5. Heeren Zeventien merupakan jabatan tinggi dalam VOC yang terdiri atas beberapa delegasi. Proporsi delegasi dalam Heeren Zeventien ditentukan oleh . . . .
a. banyaknya modal yang dikumpulkan VOC
b. keberhasilan pelaksanaan hak oktroi di tanah jajahan
c. intervensi politik yang dilakukan Kerajaan Belanda
d. besarnya modal yang mereka bayarkan kepada VOC
e. luas tanah jajahan yang dikuasai VOC di seluruh dunia
Jawaban: d

Pengurus pusat VOC terdiri atas tujuh belas orang yang dikenal dengan sebutan Heeren Zeventien singkatan dari de Heeren Zeventien of Majores. Heeren Zeventien merupakan delegasi dari setiap bagian (kamers) VOC. Proporsi delegasi VOC dalam Heeren Zeventien ditentukan sesuai besar modal yang mereka bayarkan.

6. VOC terdiri atas enam bagian (kamers). Tiga dari enam kamers dalam VOC ditunjukkan oleh . . . .
a. - Groningen
    - Eindhoven
    - Deh Haag
b. - Arnhem
    - Assen
    - Maastricht
c. - Den Bosch
    - Breda
    - Haarlem
d. - Amsterdam
    - Enkhuizen
    - Delft
e. - Edam
    - Hengelo
    - Elburg
Jawaban: d

VOC memiliki enam kamers (bagian). Keenam Kamers tersebut yaitu Amsterdam, Middelburg (untuk Zeeland), Enkhuizen, Delft, Hoorn, dan Rotterdam. Jadi, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh pilihan d. 

7. Adanya hak oktroi yang dimiliki VOC menandakan bahwa . . . .
a. VOC berhasil membujuk Kerajaan Belanda agar memberikan hak istimewa
b. Kerajaan Belanda ingin VOC memiliki kekuasaan lebih luas di Indonesia
c. VOC ingin menggantikan hegemoni Portugis dan Spanyol atas Kepulauan Maluku
d. kekuataan VOC atas Indonesia dirasa belum mampu menaklukkan kekuasaan lokal
e. VOC tidak lagi bertindak sebagai organisasi dagang, tetapi juga sebagai negara
Jawaban: e

Pada awalnya VOC merupakan organisasi yang mengurusi masalah perdagangan Belanda di wilayah Hindia Timur. Pada perkembangannya, VOC memiliki hak istimewa yang dinamakan hak oktroi. Dengan hak oktroi, VOC tidak hanya berperan sebagai perusahaan perdagangan. VOC juga memiliki peran dalam bidang militer dan politik. Dapat disimpulkan, dengan hak oktroi VOC tidak lagi bergerak sebagai organisasi perdagangan, tetapi bertindak seperti negara. 

8. Perhatikan tabel beriku!
No.
                 Kebijakan
                                            Pengertian
1)
Ekstirpasi
Menebang tanaman rempah-rempah penduduk agar produksi rempah-rempah tidak berlebihan
2)
Contingenten
X
Jawaban yang tepat untuk mengganti X pada tabel di atas adalah . . . .
a. kewajiban rakyat membayar pajak hasil bumi
b. kewajiban rakyat membangun benteng-benteng pertahanan
c. pelayaran untuk mengawasi perdagangan rempah-rempah
d. perjanjian politik antara VOC dan raja-raja lokal di Indonesia
e. larangan menanam komoditas dagang yang diwariskan Portugis
Jawaban: a

Untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di Kepulauan Maluku, VOC menerapkan kebijakan sebagai berikut. 1) Hongi tochten (pelayaran Hongi), yaitu pelayaran pantai yang dilengkapi angkatan perang untuk mengawasi para pedagang Maluku. 2) Ekstirpasi, yaitu tindakan menebang tanaman rempah-rempah penduduk agar produksi rempah-rempah tidak berlebihan. 3) Contingenten, yaitu kewajiban rakyat membayar pajak hasil bumi. 

9. Pada tahun 1749 parlemen Belanda menetapkan Raja Willem IV sebagai pemimpin tertinggi VOC. Penetapan tersebut menyebabkan . . . . 
a. perombakan besar-besaran pada struktur kepemimpinan VOC
b. pengurus VOC lebih dekat dengan raja daripada pemegang saham
c. Kerajaan Belanda mengubah sistem perdagangan yang diterapkan VOC
d. jumlah keuntungan yang disetorkan VOC kepada Belanda semakin meningkat
e. VOC harus menyerahkan kekuasaannya di Indonesia kepada Kerajaan Belanda
Jawaban: b

Berdasarkan undang-undang yang dikeluarkan parlemen Belanda pada tanggal 27 Maret 1749, Raja Willem IV diangkat sebagai pemimpin tertinggi VOC. Dengan ketetapan ini, Heeren Zeventien harus mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada raja. Struktur organisasi seperti ini menyebabkan pengurus VOC lebih dekat dengan raja daripada pemegang saham. Akibatnya, kepentingan pemegang saham terabaikan. 

10. Perhatikan tokoh berikut!

Salah satu langkah tokoh pada gambar tersebut untuk memajukan VOC di Indonesia adalah . . . .
a. mengusulkan kepada Kerajaan Belanda agar memberikan hak istimewa kepada VOC
b. melakukan monopoli terhadap perdagangan rempah-rempah di Indonesia Timur
c. mengadakan perjanjian politik dan ekonomi terhadap penguasa lokal di Maluku
d. menyerang Jayakarta dan membangun kota baru bernama Batavia sebagai pusat kekuatan VOC
e. memasuki wilayah Jayakarta dan membangun hubungan baik dengan Pangeran Wijayakrama
Jawaban: d

Tokoh pada gambar adalah J.P. Coen. Pada saat menjabat sebagai Gubernur Jenderal VOC, J.P. Coen memiliki tugas cukup berat, yaitu merebut Jayakarta dari kekuasaan Banten. Oleh karena itu, J.P. Coen mengerahkan delapan belas kapal perangnya untuk menyerang Jayakarta. Pada tanggal 30 Mei 1619 pasukan J.P. Coen berhasil menguasai Jayakarta dan membakar isi Kota Jayakarta. J.P. Coen kemudian membangun kota baru yang diberi nama Batavia. Dalam perkembangannya Batavia menjadi pusat kekuatan VOC di Indonesia.

B. Kerjakan soal-soal berikut!


   1. Jelaskan latar belakang pembentukan Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) !
Jawaban:
Pada tanggal 20 Maret 1602 Kerajaan Belanda mendirikan VOC. Pembentukan VOC dipengaruhi oleh persaingan yang melibatkan antarpedagang Belanda dalam memperebutkan perdagangan rempah-rempah. Persaingan tersebut menyebabkan harga rempah-rempah di Belanda merosot. Selain itu, pedagang dan kongsi dagang Belanda harus bersaing dengan kongsi dagang Inggris, yaitu East India Company (EIC). Akibat persaingan antarpedagang Belanda dan EIC, Belanda sering mengalami kerugian. Oleh karena itu, beberapa kongsi dagang Belanda ingin membentuk sebuah perusahaan yang dapat mencakup semua kongsi dagang. 
2 2. Bagaimana sistem pengelolaan dan kepengurusan VOC Pada awal pembentukannya!
Jawaban:
VOC merupakan kongsi dagang yang dikelola secara profesional. VOC dikelola oleh 73 orang yang kemudian berkurang menjadi enam puluh orang. Pengurus pusat VOC terdiri atas tujuh belas orang yang dikenal dengan sebutan Heeren Zeventien singkatan dari de Heeren Zeventien of Majores. Heeren Zeventien merupakan delegasi dari setiap bagian (kamers) VOC. 
   3. Pemerintah kolonial Belanda membekali VOC dengan hak oktroi. Apa yang dimaksud dengan hak oktroi? Sebutkan pula hak oktroi yang dimiliki VOC!
Jawaban:
Hak oktroi merupakan hak istimewa yang diberikan Kerajaan Belanda terhadap VOC. Melalui hak oktroi VOC memiliki wewenang sebagai wakil Kerajaan Belanda di Indonesia. Hak oktroi yang dimiliki VOC sebagai berikut.
a. Hak mencetak uang.
b. Hak memelihara angkatan perang.
c. Hak memerintah daerah yang diduduki.
d. Hak melakukan perjanjian dengan raja-raja.
e. Hak untuk memonopoli perdagangan rempah rempah. 
   4. Bagaimana langkah Heeren Zeventien untuk mengatasi wilayah jajahan VOC yang semakin luas?
Jawaban:
Keberhasilan VOC memperluas wilayah merepotkan Heeren Zeventien dalam mengurus keorganisasian VOC. Akhirnya, Heeren Zeventien memutuskan membentuk kelembagaan baru yang bertugas mengurusi VOC. Tindakan ini diwujudkan pada tahun 1610 dengan pengangkatan gubernur jenderal. Gubernur jenderal memiliki tugas mengendalikan kekuasaan di wilayah kekuasaan VOC. Untuk membantu tugas gubernur jenderal, Heeren Zeventien membentuk sebuah dewan bernama Raad van Indie (Dewan Hindia). Raad van Indie memiliki tugas memberi saran dan masukan bagi gubernur jenderal. Raad van Indie juga bertugas mengawasi gubernur jenderal dalam menjalankan kekuasaannya.
   5. Jelaskan tiga langkah VOC untuk menjalankan kekuasaannya di Indonesia!
Jawaban:
Cara VOC untuk menjalankan kekuasaannya di Indonesia sebagai berikut.
a. Melakukan contingenten, yaitu rakyat diwajibkan membayar pajak berupa hasil bumi.
b. Menerapkan verplichte leverantie, yaitu rakyat wajib menyerahkan pajak berupa hasil bumi di daerah yang tidak dikuasai      VOC.
c. Melaksanakan preanger stelsel, yaitu kewajiban bagi rakyat untuk menanam kopi di daerah Priangan.
d. Menjalin kerja sama dengan pemerintah tradisional untuk mempermudah penaklukan wilayah.

Jumat, 21 Desember 2018

Latihan Soal & Kunci Jawaban Sejarah Proses Kedatangan Bangsa-Bangsa Eropa di Indonesia

A. Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Salah satu dampak positif periode renaisans bagi kemajuan dunia adalah . . . .

a. keinginan Kesultanan Turki Utsmani merebut Konstantinopel dari bangsa-bangsa Eropa
b. bangsa-bangsa Eropa menyatakan bahwa rempah-rempah sebagai komoditas penting
c. terbentuknya aliansi perdagangan rempah yang beranggotakan negara-negara Eropa
d. munculnya semboyan gold, glory, dan gospel yang menginspirasi kolonialisme
e. munculnya teori dari beberapa ilmuwan yang mendorong terjadinya penjelajahan samudra
Jawaban: e
Pada masa renaisans ilmu pengetahuan dan
teknologi mengalami perkembangan pesat.
Berbagai penelitian dilakukan untuk menemukan
hal-hal baru. Selanjutnya, masa renaisans telah
memicu ilmuwan menemukan teori baru seperti
teori Heliosentris. Situasi tersebut mendorong
beberapa negara melakukan kegiatan penjelajahan
samudra. Salah satu tujuan penjelajahan samudra
adalah ingin membuktikan teori-teori yang berkembang pada masa renaisans.

2. Pada abad XV Kesultanan Turki Utsmani berhasil memperluas kekuasaan hingga Konstantinopel. Keberhasilan ini berakibat buruk bagi bangsa-bangsa Eropa. Setelah Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Utsmani, tindakan bangsa Eropa yaitu . . . .

a. menjalin hubungan perdagangan dengan bangsa-bangsa di Asia
b. menyerang pusat kekuasaan Turki Utsmani di Konstantinopel
c. melakukan penjelajahan untuk mencari jalur perdagangan baru
d. membentuk pusat perdagangan baru di pantai barat Eropa
e. memindahkan jalur perdagangan ke Laut Tengah
Jawaban: c          
Konstantinopel merupakan kota yang memiliki
peran penting dalam kegiatan perdagangan antara
Asia dan Eropa. Di Konstantinopel pedagang Asia
menawarkan berbagai komoditas unggulan dari
Asia, begitu juga para pedagang Eropa. Setelah
Konstantinopel jatuh ke tangan Kesultanan Turki
Ustmani, perdagangan antara Eropa dan Asia
terhambat. Kondisi ini mendorong bangsa-bangsa
Eropa melakukan penjelajahan samudra untuk
menemukan jalur perdagangan baru.

3. Bartholemeus Diaz merupakan salah satu tokoh penjelajah samudra. Keberhasilan Bartholomeus Diaz dalam kegiatan penjelajah samudra ditunjukkan dengan . . . .

a. menemukan Kepulauan Maluku
b. menemukan Benua Amerika
c. mencapai Tanjung Harapan
d. mengelilingi Benua Afrika
e. menguasai Selat Malaka
Jawaban: c
Bartholomeus Diaz merupakan pemimpin
rombongan penjelajahan samudra pertama bangsa
Portugis. Bersama rombongannya, ia berhasil
mencapai Tanjung Harapan di Afrika Selatan. Oleh
karena terkena badai di Tanjung Harapan,
rombongan Bartholomeus Diaz memutuskan
menghentikan penjelajahan dan memilih kembali
ke Portugis.

4. Rempah-rempah merupakan komoditas berharga yang paling dicari pedagang Eropa. Bangsa-bangsa Eropa sangat membutuhkan rempah-rempah untuk . . . .

a. bahan utama masakan Eropa
b. bahan baku industri kosmetik
c. mengobati berbagai macam penyakit
d. menghangatkan badan pada musim dingin
e. mendatangkan keuntungan yang berlimpah
Jawaban: d
Indonesia merupakan salah satu wilayah penghasil rempah-rempah di dunia. Rempah-rempah memiliki banyak manfaat bagi bangsa Eropa. Selain digunakan untuk mengawetkan makanan, rempahrempah digunakan untuk menghangatkan badan saat musim dingin. Kandungan alami pada rempahrempah seperti cengkih dan pala dapat dimanfaatkan untuk menghangatkan badan. Oleh karena itu, bangsa-bangsa Eropa tetap memburu rempah-rempah meskipun harganya mahal. 

5. Perhatikan keterangan berikut!
1) Berhasil mendarat di Ternate pada tahun 1597.
2) Membentuk organisasi East Indian Company (EIC) untuk mengurusi masalah perdagangan.
Keterangan di atas terkait dengan salah satu bangsa Eropa yang berhasil mendarat di Kepulauan Indonesia, yaitu . . . .
a. Portugis
b. Spanyol
c. Inggris
d. Belanda
e. Prancis
Jawaban: c
Pada tahun 1577 bangsa Inggris melakukan penjelajahan samudra yang dipimpin oleh Francis Drake. Dua tahun kemudian bangsa Inggris tiba di Ternate untuk melakukan perdagangan rempahrempah. Pada perkembangannya, Inggris membentuk East Indian Company (EIC). EIC bertugas mengurusi perdagangan di bawah bendera Inggris. 

6. Gold, gospel, dan glory merupakan semboyan yang melandasi kegiatan penjelajahan samudra bangsa-bangsa Eropa. Selain itu, semboyan ini menjadi tujuan yang hendak dicapai para penjelajah samudra. Semboyan gold dipicu oleh paham . . . .

a. komunisme
b. kolonialisme
c. imperialisme
d. nasionalisme
e. merkantilisme
Jawaban: e
Semboyan gold melambangkan kekayaan. Semboyan ini memacu semangat bangsa-bangsa Eropa untuk mengumpulkan kekayaan sebanyakbanyaknya demi negaranya. Dalam perkembangannya, semboyan gold mendorong berkembangnya merkantilisme. Merkantilisme merupakan yang menganggap kekayaan sebuah negara diukur berdasarkan banyaknya emas yang dimiliki. 

7. Pada tanggal 10 Agustus 1519 ekspedisi penjelajahan samudra yang dipimpin oleh Ferdinand Magellan berangkat dari pelabuhan Spanyol. Rute awal pelayaran rombongan ini ditempuh dengan . .

a. mengitari Benua Afrika
b. menyusuri Samudra Hindia
c. menyusuri pantai barat Afrika
d. menyeberangi Samudra Pasifik
e. menyeberangiSamudra Atlantik
Jawaban: e
Pada tahun 1519 Ferdinand Magellan memimpin ekspedisi penjelajahan bangsa Spanyol. Rombongan ini berangkat dari Spanyol ke arah barat menyeberangi Samudra Atlantik. Setelah berhasil mencapai Benua Amerika, rombongan ini melanjutkan perjalanan dengan menyeberangi Samudra Pasifik. Pada tahun 1521 rombongan Ferdinand Magellan berhasil mendarat di Kepulauan Massava. 

8. Perhatikan tabel berikut!
   No.
                                       Tokoh
                Keberhasilan
1)
Alfonso d’Albuquerque
Menguasi Malaka
2)
Sebastian del Cano
Mendarat di Malaka
3)
Antonio de Abreau
Mencapai Ternate
4)
Cornelis de Houtman
Mendarat di Banten
5)
Francis Drake
Menemukan Pulau Hitu

Pasangan yang tepat antara tokoh penjelajah samudra dan keberhasilannya ditunjukkan oleh angka . . 
a. 1), 2), dan 3)
b. 1), 3), dan 4)
c. 2), 3), dan 4)
d. 2), 4), dan 5)
e. 3), 4), dan 5)
Jawaban: b
Pasangan yang tepat antara tokoh penjelajah samudra dan keberhasilannya sebagai berikut. No. Tokoh Keberhasilan 1) Alfonso d’Albuquerque Menguasai Malaka 2) Sebastian del Cano Mencapai Kepulauan Maluku 3) Antonio de Abreau Mencapai Ternate 4) Cornelis de Houtman Mendarat di Banten 5) Francis Drake Mencapai Ternate Dengan demikian, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh angka 1), 3), dan 4). 

9. Pada tahun 1529 Spanyol dan Portugis menandatangani Perjanjian Saragosa. Salah satu kesepakatan yang harus dijalankan berdasarkan perjanjian tersebut  yaitu . . . .
a. Spanyol berhak menguasai perdagangan di Maluku
b. Portugis hanya berhak atas jalur perdagangan di Malaka
c. Portugis harus meninggalkan wilayah Kepulauan Filipina
d. Spanyol harus meninggalkan wilayah Kepulauan Malaka
e. Spanyol memiliki wilayah kekuasaan di Indonesia bagian barat
Jawaban: d
Perjanjian Saragosa ditandatangani pada tahun 1529 untuk mengakhiri konflik antara Portugis dan Spanyol di Kepulauan Maluku. Isi Perjanjian Saragosa sebagai berikut. 1) Maluku menjadi daerah di bawah pengaruh Portugis. 2) Spanyol harus meninggalkan Kepulauan Maluku dan memusatkan kekuasaannya di Filipina. 

10. Kedatangan rombongan Jacob van Neck di Banten pada tahun 1598 berhasil memperbaiki hubungan bangsa Belanda dengan masyarakat Banten. Hubungan antara Belanda dan Banten semakin erat yang ditandai dengan . . . .
a. pemberian hak monopoli perdagangan lada di Banten
b. pembangunan benteng pertahanan di pelabuhan Banten
c. pemberian izin untuk pembangunan kantor dagang Belanda
d. pembentukan organisasi dagang antara Banten dan Belanda
e. pendirian permukiman bagi para pedagang Belanda di Banten
Jawaban: c
Ekspedisi penjelajahan samudra bangsa Belanda di bawah pimpinan Jacob van Neck tiba di Banten pada tahun 1598. Berbeda dengan rombongan sebelumnya, rombongan ini bersikap ramah dan pandai berdiplomasi. Oleh karena itu, rombongan ini diterima dengan baik di Banten. Bahkan, hubungan antara Belanda dan Banten semakin erat setelah Belanda diizinkan membangun kantor dagang di Banten.

B. Kerjakan soal-soal berikut!

1. Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Kesultanan Turki Utsmani berdampak besar bagi masyarakat Eropa. Apa dampaknya? Jelaskan!
Jawaban: 
Pada tahun 1453 Sultan Muhammad II selaku penguasa Kesultanan Turki Utsmani menguasai Konstantinopel. Kondisi ini menyebabkan jalur perdagangan antara Eropa dan Asia terputus. Oleh karena itu, barang-barang yang berasal dari wilayah Asia berkurang dan harganya melambung tinggi. Salah satu barang yang mengalami kenaikan harga secara drastis adalah rempah-rempah.

2. Konflik antara Portugis dan Spanyol di Maluku pada abad XVI menyebabkan Paus Julius II turun tangan. Bagaimana upaya Paus Julius II untuk mengakhiri konflik tersebut?
Jawaban:
Untuk mengakhiri konflik Portugis dan Spanyol di Kepulauan Maluku pada abad XVI, Paus Julius II meminta Portugis dan Spanyol melakukan kesepakatan. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Saragosa pada tahun 1529. Berdasarkan perjanjian tersebut, Spanyol harus meninggalkan Kepulauan Maluku dan memusatkan kekuasaannya di Filipina. Sementara itu, Portugis berhak atas kekuasaan di Kepulauan Maluku.

3. Bangsa Belanda berusaha mengikuti keberhasilan penjelajahan samudra yang dilakukan Portugis dan Spanyol. Bagaimana strategi Belanda dalam melakukan penjelajahan samudra?
Jawaban:
Keberhasilan Portugis dalam penjelajahan samudra memicu Belanda mengikuti langkah tersebut. Penjelajahan samudra bangsa Belanda untuk menemukan dunia Timur dilakukan dengan mengikuti rute dan strategi bangsa Portugis. Bangsa Belanda belajar dari kesalahan-kesalahan penjelajahan samudra bangsa Portugis. Bangsa Belanda telah mempersiapkan segala keperluan penjelajahan samudra dan mengantisipasi hambatan yang mungkin dihadapi dalam perjalanan.

4. Mengapa masyarakat Banten tidak menerima kedatangan rombongan Belanda di bawah pimpinan Cornelis de Houtman pada tahun 1596?
Jawaban:
Cournelis de Houtman memimpin rombongan Belanda melakukan perjalanan ke Indonesia. Rombongan ini tiba di Banten pada tahun 1596. Akan tetapi, rombongan ini ditolak oleh masyarakat Banten karena Cornelis de Houtman tidak bersikap ramah terhadap masyarakat setempat. Cornelis de Houtman tidak mau menghormati masyarakat setempat sehingga masyarakat setempat mengusir rombongan Cornelis de Houtman.

5. Mengapa semboyan glory dalam penjelajahan samudra mendorong berkembangnya kolonialisme?
Jawaban:
Semboyan glory menggambarkan bahwa penjelajahan samudra harus mendatangkan kejayaan dan kemenangan. Dalam perkembangannya, semboyan ini mendukung munculnya kolonialisme. Berdasarkan paham ini, kejayaan sebuah bangsa dapat dilihat dari jumlah daerah yang berhasil dikuasai (koloni). Oleh karena itu, bangsa-bangsa Eropa berlomba-lomba mencari daerah jajahan baru untuk memperoleh kejayaan.